Artikel

Pada Anak Kembar, Apakah Giginya Juga Sama?

Pada Anak Kembar, Apakah Giginya Juga Sama?

Anak kembar sering membuat orang penasaran karena wajah dan penampilannya sangat mirip. Apalagi kalau kembar identik, kadang sulit dibedakan. Karena itu banyak yang bertanya, “Kalau anaknya kembar, apakah giginya juga sama?” Jawabannya adalah tidak selalu sama persis. Memang ada banyak kemiripan, tetapi kondisi gigi anak kembar tetap bisa berbeda.

Kenapa gigi anak kembar bisa mirip?

Anak kembar identik memiliki gen yang hampir sama. Karena itu bentuk wajah, rahang, dan giginya sering terlihat mirip, contohnya:

  1. Sama-sama punya gigi depan besar
  2. Sama-sama giginya berjejal
  3. Sama-sama punya celah gigi

Bahkan waktu tumbuh giginya juga sering hampir bersamaan

Tapi gigi anak kembar tidak selalu sama

Walaupun mirip, gigi anak kembar bisa berbeda karena dipengaruhi kebiasaan sehari-hari. Misalnya:

  1. Salah satu anak suka makan manis
  2. Salah satu lebih rajin sikat gigi
  3. Ada yang punya kebiasaan mengisap jempol
  4. Salah satu pernah jatuh dan mengenai gigi

Hal seperti ini bisa membuat kondisi gigi mereka jadi berbeda

Susunan giginya apakah pasti sama?

Tidak juga, ada anak kembar yang susunan giginya hampir sama, tetapi ada juga yang berbeda. Contohnya:

  1. Yang satu giginya rapi
  2. Yang satu lebih berjejal
  3. Yang satu perlu behel
  4. Yang satu tidak perlu behel

Karena pertumbuhan rahang dan kebiasaan setiap anak bisa berbeda

Tetap harus periksa gigi satu per satu

Walaupun anak kembar terlihat mirip, pemeriksaan gigi tetap harus dilakukan masing-masing. Dokter gigi perlu melihat kondisi gigi setiap anak secara langsung karena masalahnya bisa berbeda. Pemeriksaan rutin penting untuk:

  1. Melihat pertumbuhan gigi
  2. Mencegah gigi berlubang
  3. Memantau susunan gigi
  4. Mengetahui apakah perlu perawatan khusus

Anak kembar memang sering memiliki gigi yang mirip karena faktor keturunan. Tetapi gigi mereka tidak selalu sama persis. Kebiasaan sehari-hari dan cara merawat gigi juga sangat memengaruhi bentuk dan kesehatan gigi mereka. Jadi meskipun wajahnya mirip, kondisi gigi anak kembar tetap bisa berbeda.

Daftar Pustaka

Amelia, C. P., Chemiawan, E., & Hidayat, S. (2021).
Gambaran erupsi gigi pada anak kembar. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 33(2), 115–122.Wijaya MF, Asmah N, 

Suwargiani, A. A., Yubiliana, G., & Putri, F. M. (2023).
Kesehatan gigi anak dan faktor genetik-lingkungan. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 35(1), 40–48.

Chaaban, M., AlSulaiman, A., et al. (2022). Longitudinal changes in dental arch width and symmetry in identical and fraternal twins. American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopedics, 162(5), 704–713.Rahmawati, D., & Hidayat, S. (2021).
Variasi oklusi gigi pada anak kembar identik dan non-identik. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, 33(3), 150–158.