Jl. Deles Indah Km 2
Kebonarum, Klaten
Artikel
Kenapa Pada Penderita Diabetes Gigi Mudah Goyang?
Kenapa Pada Penderita Diabetes Gigi Mudah Goyang?
Banyak orang mengira diabetes hanya berhubungan dengan gula darah. Padahal, penyakit ini juga bisa memengaruhi kesehatan mulut dan gigi. Salah satu masalah yang sering dialami penderita diabetes adalah gigi yang mudah goyang. Kondisi ini tentu membuat tidak nyaman saat makan atau berbicara. Bahkan jika dibiarkan, gigi bisa lepas sendiri.
Gula darah tinggi membuat gigi mudah rusak
Saat gula darah terlalu tinggi, bakteri di dalam mulut lebih mudah berkembang. Akibatnya, gusi menjadi gampang meradang dan infeksi. Kalau infeksi ini terus terjadi, bagian yang menopang gigi lama-lama rusak. Akhirnya gigi menjadi longgar atau goyang.
Penderita diabetes lebih mudah terkena radang gusi
Radang gusi adalah masalah yang paling sering terjadi pada penderita diabetes. Tandanya biasanya:
- Gusi merah
- Bengkak
- Mudah berdarah saat sikat gigi
- Bau mulut
- Gigi terasa tidak kuat
Mulut jadi lebih kering
Orang diabetes juga sering mengalami mulut kering karena produksi air liur berkurang. Padahal air liur penting untuk membantu membersihkan bakteri di mulut. Kalau mulut terlalu kering, bakteri akan lebih mudah berkembang dan menyebabkan masalah pada gigi dan gusi dan menyebabkan bau mulut.
Luka di gusi lebih lama sembuh
Pada penderita diabetes, tubuh biasanya lebih lambat menyembuhkan luka. Jadi saat gusi mengalami infeksi atau luka kecil, proses sembuhnya menjadi lebih lama. Akibatnya kerusakan pada gusi bisa makin parah.
Cara mencegah gigi goyang pada penderita diabetes:
- Jaga gula tetap stabil
- Rajin sikat gigi minimal 2x sehari dan bersihkan sela-sela gigi
- Rutin periksa ke dokter gigi
- Kurangi makanan manis
- Hindari merokok
Gigi mudah goyang pada penderita diabetes terjadi karena gula darah tinggi membuat gusi dan tulang penyangga gigi lebih mudah rusak. Selain itu, bakteri di mulut juga lebih cepat berkembang sehingga risiko infeksi meningkat. Karena itu, penderita diabetes perlu menjaga gula darah tetap stabil dan rajin merawat kesehatan gigi agar gigi tetap kuat dan tidak mudah goyang.
Daftar Pustaka
Fitriani D, Kusuma AR. Laporan kasus: kegoyangan gigi pada pasien disertai diabetes mellitus. STOMA Jurnal Kedokteran Gigi. 2022;19(3):88–94.
American Diabetes Association. Standards of Medical Care in Diabetes 2024. Diabetes Care. 2024;47(Suppl.1):S1–S350.
Nugroho A, Lestari RP. Kajian kasus periodontitis kronis pada pasien dengan riwayat diabetes melitus. STOMA Jurnal Kedokteran Gigi. 2022;19(2):66–72.
Pratiwi R, Handajani J. Efek kontrol glikemik terhadap penyakit periodontal penderita diabetes mellitus. Dentika Dental Journal. 2019;22(1):15–22.
Rahmawati D, Sulistyani N. Periodontitis dan diabetes melitus. STOMA Jurnal Kedokteran Gigi. 2020;17(2):45–51.